3 Alasan Kenapa Kamu Kuliah di Malaysia

Ada banyak alasan mengapa orang memilih untuk berkuliah di luar negeri termasuk kenapa ada orang Indonesia yang memilih untuk melanjutkan pendidikannya di Malaysia, sebuah negara yang katanya kerap bermasalah dengan kita, Indonesia. Ya namanya juga tetangga. Kadang ada persilisihan tapi kadang juga kompak gitu deh.

Terkait dengan melanjutkan studi di Malaysia, berikut adalah beberapa alasan kenapa ada orang Indonesia yang memilih untuk belajar di sana dan bukan di Jerman atau Amerika Serikat yang mana lebih populer secara universitas dan nama negara.

Dekat Biar Kalau Kangen Gampang

Alasan pertama adalah jarak yang dekat. Hal yang masuk akal mengingat hidup jauh dari keluarga itu tidak mudah terutama kalau memang sejak kecil sudah sangat dekat sama keluarga dan ga biasa berpisah lama-lama. Pisah Semarang-Jakarta saja bagi sebagian orang susah kok apalagi kalau harus pisah jauh-jauh sampai ke luar negeri. Nah makanya tuh Malaysia menjadi salah satu pilihan paling masuk akal buat orang-orang yang pengen kuliah di luar negeri tapi ga mau jauh-jauh sama keluarganya di Indonesia.

Murah

Alasan selanjutnya adalah biaya hidup di Malaysia yang tidak mahal-mahal amat. Hidup di Malaysia bahkan lebih murah kok daripada hidup di tengah-tengah Jakarta yang untuk ngekos saja bisa sangat mahal. Belum lagi biaya kuliah di Malaysia yang enggak beda-beda jauh dari biaya kuliah di Indonesia. Untuk bisa kuliah di Malaysia, beberapa kampus mematok biaya kuliah skitar 3000 ringgit per semester atau kalau dirupiahkan ada di kisaran 10 jutaan.

Adaptasi Budaya yang Lebih Gampang

Budaya Indonesia sama Malaysia enggak beda-beda banget dan ini bikin adaptasi orang Indonesia yang hidup di Malaysia jadi lebih mudah. Bahasa yang ga beda jauh meski engga sama persis juga jadi hal yang mempermudah adaptasi. Belum lagi soal makanan yang juga banyak kemiripan.

Demikian sedikit alasan kenapa ada orang Indonesia yang mau meneruskan studinya di Malaysia dan bukannya di negara yang lebih terkenal macam Inggris, Jerman, Belanda, atau Amerika Serikat. Semoga bermanfaat ya dan sampai jumpa di konten berikutnya.