Berapakah Besaran Fidyah?

Tamu agung nan mulia yaitu Ramadhan langsung menyapa kita lagi. Apakah telah lunas membayar hutang puasa? Coba diingat-ingat ya, jangan sampai hutangmu kepada Allah menumpuk.

Bagi sebagian orang bersama situasi tertentu, fidyah menjadi cara untuk menebus hutang puasa. Sebelum bicara lebih lanjut mengenai besaran fidyah, yuk sedikit kita bahas mengenai apa itu fidyah!

Pengertian Fidyah


Fidyah artinya, seandainya dia beri tambahan tebusan kepada seseorang, maka orang berikut akan menyelamatkannya.

Adapun fidyah yang dibahas di sini ialah sesuatu yang harus diberikan kepada orang miskin, berbentuk makanan, sebagai pengganti dikarenakan dia meninggalkan puasa

Fidyah sendiri, pada dasarnya cuma berlaku untuk orang yang tidak ada harapan untuk berpuasa, seandainya : orang tua yang tidak bisa berpuasa atau orang yang sakit menahun.

Sedangkan untuk wanita hamil atau menyusui dan bisa berpuasa, lalu ia tidak berpuasa dikarenakan kuatir pada kebugaran anaknya saja, ia selalu berkewajiban mengqadha puasanya.


Besaran Fidyah


Untuk fidyah, sebagian besar ulama berpandangan kadarnya adalah 1 mud atau 1 kg kurang, untuk satu hari tidak berpuasa.

Sedangkan ulama hanafiah berpendapat 1/2 sha’ atau 2 mud (setengah berasal dari ukuran zakat fitrah). Apabila dikonversi ke rupiah bisa ikuti dua cara:

Disesuaikan bersama bahan makanan pokok atau harga makanan jadi. Jadi fidyah sesuai bersama harga satu porsi makanan yang standar yang berlaku pada lingkungan terdekat.

Untuk Jakarta dan sekitarnya waktu ini , misalnya, kira-kira 25 ribu rupiah untuk satu menu standar. Berarti satu hari tidak berpuasa bisa menggantinya bersama membayar fidyah 25 ribu.


Membayar fidyah dilakukan bersama cara memberi makan orang fakir miskin. Dan pembayarannya bisa diwakilkan.

Hal ini dikarenakan pembayaran fidyah adalah ibadah maaliyah (harta) bukan ibadah fardiyah (personal yang berbentuk fisik).