Cara Membuat Bibit Tomat Anti Ribet

Cara Membuat Bibit Tomat

Anda ingin memulai untuk membudidayakan tomat? ada hal-hal penting yang harus Anda lakukan sebelumnya. Mari kita simak bersama cara membuat bibit tomat berikut ini:

1. Memilih Tomat yang Baik

Biji tomat siap tanam saat ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko-toko pertanian. Namun, Anda juga bisa memanfaatkan buah tomat yang ada di rumah. Usahakan Anda memilih buah tomat yang sehat dan bukan dari varietas tomat hibrida karena hasilnya tidak akan terlalu bagus. Perhatikan ciri-ciri buah tomat yang baik dan bisa digunakan untuk pembenihan berikut ini:

  • Pilih buah tomat yang berukuran besar.
  • Buahnya matang dan tua di pohon.
  • Tidak memiliki cacat dan terhindar dari infeksi hama maupun penyakit.
  • Kulit buahnya halus, dan warna buahnya merah merata.
  • Pastikan benih tomat yang digunakan memiliki varietas yang sama. Artinya benih tidak tercampur dengan benih varietas tomat lainnya.

2. Memisahkan Biji Tomat

Langkah selanjutnya yaitu dengan memisahkan biji tomat dari kulit dan daging buahnya. Pada tahap ini bisa Anda lakukan dengan cara manual ataupun dengan menggunakan alat pemisah biji.

Untuk cara manual, Anda hanya perlu memotong buah tomat menjadi dua bagian kemudian pisahkan bijinya ke dalam wadah plastik. Letakkan biji tomat di dalam wadah plastik selama beberapa hari.

Biji-biji tomat nantinya akan ditumbuhi lapisan jamur. Tahapan ini akan menghilangkan penyakit pada biji tomat yang dapat mempengaruhi generasi berikutnya.

Beri label pada wadah plastik jika Anda membuat benih pada varietas yang berbeda agar Anda lebih mudah untuk membedakannya. Jangan tutup wadah hingga rapat, biarkan oksigen masuk ke dalam.

Setelah itu, letakkan wadah tadi pada tempat yang kering dan terkena paparan sinar matahari. Aduk biji tomat yang ada didalam wadah setiap hari hingga terbentuk lapisan jamur pada permukaan bijinya. Jamur biasanya akan muncul setelah 2-3 hari proses fermentasi.

Saat biji telah ditumbuhi jamur, Anda dapat langsung memprosesnya menjadi benih agar biji tidak tumbuh di dalam wadah tersebut.

Buang lapisan jamur menggunakan sarung tangan. Tambahkan air untuk memfilter bijinya. Pastikan biji tidak ikut terbawa saat airnya dibuang.

Kemudian saring biji tomat menggunakan saringan. Letakkan biji di nampan dan keringkan selama beberapa hari. Biji tomat pun siap digunakan untuk persemaian.

2. Membuat Bibit Tomat

Setelah membuat benih tomat, maka tahap selanjutnya yaitu melakukan persemaian. Untuk menyemai benih tomat, Anda dapat menggunakan seeding tray atau bisa langsung menggunakan pot.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat media tanam yaitu tanah, pupuk kandang/kompos, dan pasir. Campurkan bahan-bahan tersebut hingga merata.

Usahakan lokasi yang akan digunakan untuk menyemai benih tomat terhindar dari hama seperti semut. Organisme seperti semut dapat menghambat pertumbuhan tunas pada tanaman tomat.

Masukkan bahan campuran media tanam ke dalam pot hingga terisi 2/3 bagiannya. Selanjutnya siram media tanam sebelum dilakukan tahap persemaian.

Hal ini bertujuan agar tanah menjadi lebih padat sehingga biji tomat tidak tenggelam dalam tanah setelah disiram berulang kali. Untuk menghindari hal tersebut, Anda juga bisa menggunakan sprayer.

Buatlah lubang tanam pada tanah di dalam pot. Masukkan biji tomat sebanyak 2-3 biji, kemudian tutup dengan tanah secukupnya. Setelah itu, siram menggunakan air secukupnya hingga media tanam menjadi lembab.

Agar bisa tumbuh dengan baik, benih tomat memerlukan kondisi yang gelap dan hangat. Oleh karena itu, sebaiknya media semai Anda letakkan di dalam ruangan selama kurang lebih 6-8 minggu.

Siram tanaman tomat setiap hari pada pagi atau sore hari. Pastikan media tanamnya tetap lembab. Namun, jangan terlalu sering melakukan penyiraman, karena hal itu justru akan menyebabkan tanaman tomat menjadi busuk dan mati.

Saat tanaman tomat sudah mulai berkecambah, letakkan pot ke bawah lampu atau tempat dengan paparan sinar matahari tidak secara langsung.

Setelah tanaman tomat memiliki tinggi sekitar 15 cm, Anda bisa memindahkannya di luar ruangan dengan paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga:

Demikian informasi mengenai cara membuat bibit tomat, sangat simpel bukan? yuk praktekkan cara-cara diatas agar tanaman tomat Anda bisa tumbuh dengan optimal. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, Anda dapat mengunjungi website kami hanya di Social Blend.