Cara Menangani Anak yang Kejang dan Demam

Kejang demam biasanya terjadi pada anak yang suhu tubuhnya mencapai di atas 38,2 derajat Celsius. Tapi, respons kejang bisa berbeda pada tiap anak.

Pertolongan Pertama:

1. Miringkan anak pada salah satu sisi tubuhnya supaya tidak tersedak oleh air liurnya dan dapat bernapas dengan baik.

2. Longgarkan baju yang terlalu ketat. Bersihkan segala sesuatu yang terdapat pada mulut (air liur, sisa makanan, dan lainnya).

3. Jangan meletakkan apa pun ke dalam mulut. Jika memasukkan sendok ke dalam mulut, hal ini akan mengakibatkan gigi patah atau melukai gusi dan mulut. Ingat, anggapan lidah akan tergigit atau anak akan tersedak oleh lidahnya sendiri pada saat kejang, sama sekali tidak benar.

4. Jangan memberikan apa pun melalui mulut (minum atau obat) pada saat anak kejang.

5. Jangan mencoba untuk menahan gerakan-gerakan anak pada saat kejang. Berusahalah tetap tenang.

6. Kejang akan berhenti dengan sendirinya. Amati berapa lama anak kejang untuk dilaporkan ke dokter.

7. Usahakan untuk menurunkan suhu tubuh si kecil dengan kompres air hangat atau air biasa.

8. Ukur suhu tubuh pada saat itu. Ini untuk menjadi patokan orangtua, pada suhu berapa anak mengalami kejang. Dengan begitu, jika di kemudian hari anak demam, orangtua bisa lebih waspada dan melakukan tindakan supaya demamnya tidak mencapai suhu tersebut.

9. Hubungi petugas kesehatan jika kejang berlangsung lebih lama dari 10 menit.

10. Jika kejang telah berhenti, segera ke dokter untuk mencari penyebab dan mengobati demamnya. Jika pernah ada riwayat kejang demam pada anak, di rumah seharusnya tersedia obat anti-kejang, seperti diazepam yang diberikan melalui anus.

Pertolongan Pertama untuk anak yang terkena demam :

1. Ukur suhu tubuhnya: • Jika suhu tubuh tidak lebih dari 38,2 derajat Celsius, tidak perlu diberikan obat penurun demam, cukup berikan air minum aatau ASI lebih banyak. Setiap kenaikan suhu tubuh 1 derajat Celsius, maka kebutuhan cairan meningkat sebanyak 12,5%. Oleh karena itu, orang yang demam tidak boleh kekurangan cairan, sehingga disarankan banyak minum. • Bila suhu tubuh lebih dari 38,2 derajat Celsius, berikan obat penurun demam, seperti parasetamol, dengan dosis 10—15 mg/kg berat badan. Gunanya untuk membantu menurunkan demam dan mengurangi rasa ngilu/nyeri.

2. Cukup memakai sehelai baju penutup badan saja, tapi jangan ditelanjangi, karena dikhawatirkan anak kedinginan.

3. Jangan menutupi bayi/anak dengan selimut atau apa pun yang dapat membuat mereka lebih panas.

4. Jaga temperatur kamar pada 15 derajat Celsius.

5. Seka tubuh anak waslap yang dibasahi air hangat atau rendam/mandi dalam air hangat.

6. Jika demam berlanjut (di atas 2 hari), konsultasi ke dokter untuk mencari penyebab dan penanganan lebih lanjut.

Simak juga informasi lebih mengenai merawat anak sakit di situs cara hidup sehat. Agar mendapatkan tips lain dalam menangani anak sakit.