Cara Mengelola Sampah Organik

Cara Mengelola Sampah Organik

Cara Mengelola Sampah Organik

Cara Mengelola Sampah Organik – Sebagai makhluk hidup yang mengkonsumsi produk yang berbeda, manusia akan selalu menghasilkan limbah dalam bentuk yang berbeda.

Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan penanganan sampah yang praktis dan efektif, khususnya di rumah. Rumah sebagai tempat tinggal tidak boleh terpengaruh dampak negatif dari pengelolaan sampah yang buruk.

Salah satu kondisi yang harus dihindari yakni aroma tidak sedap dari sampah yang menyebar di sekitar rumah.

Selain menjadi kurang nyaman, pengelolaan sampah yang buruk dapat mengundang bakteri penyebab penyakit dari lalat atau hewan lain yang mencium aroma tidak sedap dari tempat sampah.

Jangan lupa untuk mengulik cara membuat serundeng daging sapi ala social-blend.com. Sangat enak dan bisa jadi solusi ketimbang harus membeli di luar dan menimbulkan sampah.

Berikut Pengelolaan Sampah Organik

Cara Mengelola Sampah Organik

1. Pisahkan sampah organik dan anorganik

Pisahkan sampah jadi dua jenis, yakni organik dan anorganik. Hal itu dapat memudahkan Anda membuang atau mengelola sampah Anda.

Tentu pemilahan sampah lebih praktis, mengingat sampah organik mudah rusak dan bila bercampur dengan sampah anorganik mengganggu dan menimbulkan bau tak sedap di dalam rumah.

Setelah dipisahkan, sampah organik dapat langsung dikomposkan dengan menggunakan mesin pencacah kompos , sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang atau digunakan untuk keperluan lain.

Selain kedua kategori tersebut, Anda juga harus memisahkan limbah berbahaya (baterai, barang elektronik yang rusak, wadah tinta printer, dan bahan kimia lainnya) untuk dibuang sesuai petunjuk agar tidak merusak lingkungan.

2. Praktekkan prinsip 3RP

Langkah ini merupakan perpanjangan dari pemisahan sampah anorganik yang didaur ulang. 3R terdiri dari penggunaan kembali, pengurangan dan daur ulang.

Ada banyak cara untuk menerapkan prinsip ini, misalnya menggunakan botol air mineral bekas sebagai pot untuk menanam tanaman.

Bawa sampah non-organik yang sudah dipisahkan ke pusat daur ulang di sekitar rumah untuk diserahkan kepada ahlinya dan mengurangi konsumsi produk penghasil sampah.

3. Kurangi pemborosan tergantung kemampuan Anda

Dengan mengikuti prinsip “kurangi atau kurangi”, Anda dapat memaksimalkan pengurangan limbah untuk pengelolaan yang lebih mudah.

Mulailah dengan langkah-langkah sederhana seperti menyajikan sembako untuk mengurangi limbah makanan, mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja, dan mengurangi air minum kemasan.

Menggunakan trik ini perlahan tapi pasti akan mengurangi jumlah sampah di rumah dan Anda tidak perlu menghabiskan banyak energi untuk pengelolaan sampah.

Seperti yang Anda lakukan sebelumnya karena pola makan sampah yang Anda ikuti.

4. Gunakan trik untuk meminimalkan sampah

Di internet, Anda dapat mencari dan melihat trik meminimalkan pemborosan dari berbagai aspek seperti ukuran dan kuantitas.

Salah satu yang paling populer adalah kemasan makanan ringan lipat, yang dapat menghemat banyak ruang di tempat sampah. Selain itu, masih banyak lagi trik terkait pengelolaan sampah yang bisa dipraktikkan.

5. Bersihkan sampah dengan hati-hati

Pastikan tempat sampah di rumah harus dalam kondisi yang prima. Dalam hal ini, prima tidak menimbulkan aroma yang tidak sedap dan mengganggu seisi rumah.

Langkah ini bisa dimulai dengan menutup tempat sampah dengan plastik atau koran. Selain menghindari sampah basah, proses pembuangannya juga disederhanakan.

Dan jangan biarkan sampah menumpuk. Sampah yang menumpuk merupakan sumber bau, bakteri, dan penyakit. Buang sampah secara teratur.

Setelah membuang sampah, cucilah secara teratur agar tetap bersih. Jika perlu, kamu juga bisa mamaki gel anti-bau.

Semoga langkah-langkah tersebut dapat membantu Anda dalam megelola sampah secara fektif dan tidak merepotkan di rumah.

Ada banyak hal lain di rumah yang membutuhkan perhatian dan pekerjaan. Jangan biarkan sampah menyita energi dan waktu Anda.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Mengelola Sampah Organik. Semoga dapat bermanfaat bagi kita.

Pelajari juga cara membuat pupuk kompos yang benar menggunakan sampah organik di rumah. Sampai jumpa!