Cara Yang Tepat Untuk Minum Obat Diabetes!

Bagi penderita diabetes tipe 2, mereka secara rutin dapat minum obat diabetes.

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh (pankreas) tidak dapat menghasilkan jumlah insulin yang diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.

Kadang-kadang juga, tubuh memproduksi lebih banyak insulin daripada yang diperlukan untuk menjaga glukosa darah dalam kisaran normal, tetapi sel-sel tubuh resisten terhadap efek insulin.

Para ilmuwan percaya bahwa diabetes tipe 2 disebabkan oleh banyak faktor, seperti defisiensi insulin dan resistensi insulin.

Semakin lama, mereka percaya bahwa kontribusi setiap faktor yang menyebabkan diabetes bervariasi dari orang ke orang.

Untuk menjaga keseimbangan gula darah ini, penting untuk mengkonsumsi obat-obatan khusus.

Obat diabetes ini dimaksudkan untuk mengontrol gula darah. Tapi tahukah Anda, obat diabetes terdiri dari beberapa jenis.

Sebelum minum obat diabetes, kita harus tahu nama obat diabetes, cara meminumnya, dan kemungkinan efek sampingnya.

Aturan berikut menurut Joslin Diabetes Center.

1. Biguanide

Ini terdiri dari metformin (Glucophage), metformin cair (Riomet) dan melepaskan metformin (Glucophage XR, Fortamet, Glumetza).

Aturan pakai: metformin, diminum dua kali sehari untuk sarapan dan makan malam. Pelepasan metformin, diminum sekali sehari di pagi hari.

Cara kerjanya: Mengurangi jumlah glukosa yang dilepaskan dari hati.

Efek samping: kembung, diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan (biasanya dalam beberapa minggu pertama konsumsi).

2. Sulfonilurea

Ini terdiri dari Glimepiride (Amaryl), Glyburide (Diabeta, Micronase), Glipizide (Glucotrol, Glucotrol XL) dan Micronized Glyburide (Glynase).

Aturan pakai: Konsumsi saat makan, 1-2 kali sehari.

Cara kerjanya: merangsang pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin, setelah makan.

Efek samping: kadar glukosa darah rendah, kadang-kadang ruam kulit, sakit perut.

3. Meglitinides Berasal dari repaglinide (prandina) dan D-phenylalanine nateglinide (Starlix)

Aturan pakai: kedua obat harus diminum saat makan. Jika Anda tidak makan, maka lebih baik tidak minum obat.

Cara kerjanya: Merangsang pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin setelah makan.

Efek samping: dapat menyebabkan kadar glukosa darah rendah.

4. Penghambat alfa-glukosidase

Terdiri dari Acarbose (Precose) dan Miglitol (Glyset)

Aturan pakai: Konsumsi selama gigitan pertama makanan. Jika Anda tidak makan, jangan minum obat ini.

Cara kerjanya: Menunda penyerapan karbohidrat ke dalam aliran darah setelah makan.

Efek samping: kembung, diare, sakit perut.

5. Pil kombinasi

Terdiri dari Pioglitazone dan metformin (Actoplus Met), Glyburide dan metformin (Glucovance), Globizide dan metformin (Metaglip), Sitagliptin dan metformin (Janumet), Saxagliptin dan metformin (Glucovance), Globizide, dan metformin (Glucovforg, Sorglip) dan metformin (Glucovance), Repaglinide dan metformin (Metaglip), Sitagliptin dan metformin (Janumet), Saxagliptin dan metformin (kombinasi), Repaglinide dan metformin (Metaglipime) (Prandoglimeide) Duetact).

Aturan pakai: tanyakan kepada dokter Anda untuk aturan yang tepat, yang biasanya diambil sekali sehari.

Cara kerjanya: Gabungkan kinerja masing-masing pil yang digunakan dalam kombinasi.

Efek samping: Beberapa pil kombinasi dapat menyebabkan kadar glukosa darah rendah jika salah satu obat dalam kombinasi memiliki efek ini.

Sumber : Distributor Gluconormix