Changhong iPower D06 6600 mAh – Kokoh Dan Berdaya Besar

Changhong iPower D06 6600 mAh – Kokoh Dan Berdaya Besar

Changhong, merek elektronik yang sudah bertahun-tahun hadir di Indonesia lewat produk AC dan TV, kini mengenalkan powerbank terbarunya, iPower D06. Saat peluncurannya di Jakarta, Changhong sekaligus mengenalkan 11 tipe powerbank iPower. Mulai dari kapasitas terkecil iPower D02 (2600 mAh), S03 (3000mAh), E04 (4400mAh), E05 (5200mAh), D05 (5200mAh), B06 (6600 mAh), D06 (6600mAh), D07 (7800mAh), D08 (8800mAh), dan D10 (10400 mAh). Adapun tipe terbesarnya O13, 13000 mAh. Kami menguji salah satunya, D06 6600 mAh. Tentu saja, selain mencharge smartphone, powerbank ini bisa dipakai mengisi ulang tablet, MP3MP4 player, atau iPad. Desain Bentuknya biasa saja, seperti powerbank kebanyakan.

List Download Game Ppsspp yang enak dimainkan dan gak bikin boros baterai smartphone.

Malah, kesan ketebalan berlebih terlihat untuk sebuah powerbank berkapasitas 6600 mAh. Namun, material casingnya memang bagus, kokoh dan tebal, tanpa terkesan licin. Casing juga bersifat tahan gores yang ringan. Di bagian dalam powerbank, diperkuat rangka pelindung tiga buah baterai serta silikon tahan panas pelindung PCB. Papan sirkuit alias PCB tempat ditanamnya rangkaian powerbank iPower tersebut, dibuat dua bagian terpisah. Tak ada tombol apapun, termasuk tombol power. Hanya ada 4 lampu LED indikator kecil, yang berkedip saat mengisi ulang gadget atau saat diisi ulang dari listrik. Tipe D06 ini punya dua port USB untuk mengisi ulang gadget, yaitu dual output dengan arus 1A dan 2.1A, serta tegangan 5V. Arus 1A untuk mengisi ulang ponsel biasa, sedangkan arus 2.1A untuk mengisi ulang tablet. Satu port lagi microUSB, tentu saja untuk mengisi ulang powerbank dari listrik.

Isi Ulang Proses pengisian powerbank terbilang standar, dari kondisi kosong perlu sekitar enam jam. Lalu kami mencoba mengisi ulang baterai sebuah smartphone Android berkapasitas 1600 mAh. Mulai dari kapasitas baterai 30 persen hingga penuh (100%), diperlukan waktu sekitar 3,5 jam. Terbilang cukup lama karena ponsel didiamkan, tidak sambil dipakai. Tak perlu menekan tombol apapun saat memakainya untuk mengisi ulang gadget, meski powerbank dalam kondisi non-aktif, karena powerbank otomatis mengisi ulang begitu dihubungkan ke gadget. Itu berkat fitur Plug and Auto On. Setelah selesai , powerbank juga otomatis langsung mati dengan fitur Unplug dan Auto off. Jika tak dipakai lama, powerbank akan berada dalam mode Auto Sleep untuk menghemat daya baterai yang tersimpan. Powerbank ini juga diklaim punya lima fitur perlindungan, yaitu over charge protection, over current protection, over discharge protection, voltage protection dan Short circuit protection.

Over charge protection akan menghentikan proses pengisian setelah baterai terisi penuh. Over Current protection bisa memutus arus saat terjadi arus berlebihan, yang bisa menyebabkan panas dan kebakaran. Over Discharge secara otomatis akan menghentikan proses pengisian saat tegangan berada di bawah ambang kritis, yaitu 3 Volt, agar baterai tidak rusak. Voltage Protection bisa menstabilkan tegangan dari listrik luar saat melakukan pengisian powerbank. Sedangkan Short Circuit akan langsung memutus arus listrik saat terjadi arus pendek (korslet), karena bisa menyebabkan bahaya kebakaran. Untuk mengetahui sisa daya baterai yang tersimpan, tak perlu memencet tombol apapun. Tapi bisa dilihat dari lampu indikator berupa empat lampu led kecil yang berkedip. Kedipan lampu menunjukkan sisa baterai 25, 50, 75 dan 100 persen. Empat lampu Led kecil berwarna biru itu akan berkedip saat pengisian. Tersedia kabel dengan colokan microUSB panjang dan pendek, serta konverter microUSB ke colokan iPhone dan iPad.