Ingin Kuliah Kedokteran Ketahui Dulu Beberapa Hal Penting Berikut Ini

Ilmu kedokteran menjadi tidak benar satu jurusan favorit di kalangan calon mahasiswa baru. Setiap tahunnya, fakultas kedokteran tidak dulu sepi peminat. Profesi dokter sebenarnya mempunyai prospek yang menjanjikan di jaman depan. Namun, untuk bisa masuk ke fakultas kedokteran butuh persiapan yang tidak sederhana.

Setelah menjadi mahasiswa kedokteran pun, tersedia sebagian tahapan yang wajib dilalui untuk bisa menyandang profesi dokter dan bisa bekerja di tempat tinggal sakit ataupun mengakses sarana sendiri. Nah, berikut ini sebagian tahapan yang wajib diketahui terkecuali mendambakan kuliah kedokteran.

Masa Kuliah Kedokteran

Berbeda dari jurusan lainnya, mahasiswa pengetahuan kedokteran mempunyai jaman studi yang lebih lama. Jumlah SKS yang wajib ditempuh oleh mahasiswa kedokteran adalah 144 SKS bersama saat tempuh pada 4 sampai 7 tahun.

Selama perkuliahan, mahasiswa kedokteran bakal memperoleh materi pengetahuan kedokteran dasar secara teori maupun praktek. Selain itu, ujian yang wajib ditempuh oleh mahasiswa kedokteran termasuk sedikit tidak sama dari jurusan lainnya.

Selain menekuni UTS dan UAS, mahasiswa kedokteran wajib menempuh ujian sesuai bersama tingkat semesternya. Setelah selesaikan pendidikan S1 kedokteran dan mendapat gelar S.Ked, anda masih wajib menempuh pendidikan agar bisa bekerja sebagai dokter.

Pendidikan Profesi Dokter atau Koas

Tahap selanjutnya adalah mengambil pendidikan profesi dokter atau koas. Mahasiswa yang sudah selesaikan kuliah di jurusan pengetahuan kedokteran bakal berperan sebagai dokter muda dan terjun segera ke tempat tinggal sakit. Koas menjadi tahap pengaplikasian pengetahuan kedokteran dasar yang sudah diperoleh terhadap jaman kuliah.

Di jaman akhir koas terdapat ujian Mini Clinical Evaluation Exercise dimana anda wajib menekuni wawancara bersama dokter preceptor, meresepkan obat untuk pasien, dan memeriksa suatu analisis.

Setelah selesaikan ujian, anda bakal diwisuda dan memperoleh gelar Dokter.

Kendati demikian, perjalanan untuk menyandang profesi dokter masih belum berakhir. Sebab, tersedia tahapan lain yang wajib ditunaikan agar anda bisa menggerakkan tugas sebagai dokter di tempat tinggal sakit ataupun mengakses klinik sendiri.

Ujian Kompetensi Dokter Indonesia

Setelah menekuni kuliah kedokteran dan koas, maka tahap selanjutnya adalah ikuti ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh instansi terkait, tidak benar satunya adalah Kemristekdikti.

Ujian ini bertujuan untuk memperoleh SKD atau Sertifikasi Kompetensi Dokter. Calon dokter yang lulus ujian sertifikasi bakal ulang diwisuda dan diambil alih Sumpah Dokter-nya.

Internship

Untuk memperoleh izin mengakses daerah praktik, anda wajib menekuni magang atau internship agar memperoleh STR yang sudah dipatenkan. Selama 1 th. menekuni internship, anda bakal bekerja secara segera di bawah pimpinan dokter senior.

Setelah selesaikan magang, anda bisa mengurus STR terkecuali mendambakan mengakses klinik. Jika tidak mendambakan menggerakkan praktik sendiri, anda bisa bekerja di tempat tinggal sakit ataupun puskesmas.

Menempuh Pendidikan Spesialis

Jika belum puas bersama gelar dokter umum, anda bisa menempuh pendidikan spesialis. Masa studi pendidikan spesialis tidak jauh tidak sama bersama jurusan pengetahuan kedokteran, yakni lebih kurang 4 sampai 5 tahun. Saat menekuni pendidikan spesialis, anda bisa memilih cabang pengetahuan kedokteran yang sesuai bersama minat.

Mulai dari spesialis beda, spesialis saraf, spesialis penyakit dalam, jantung, dan lain sebagainya. Tiap-tiap jasa skripsi kedokteran jurusan bakal mempelajari bidangnya secara teliti untuk menghindari kesalahan praktek. Setelah selesaikan pendidikan spesialis, anda bakal memperoleh gelar baru sesuai bersama bidang yang diambil.