Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kangkung

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kangkung –Di bawah ini akan kami berikan tentang klasifikasi tanaman Kangkung antara lain untuk jenis Kangkung darat :

1/Kingdom  : Plantae / tumbuhan
  2/Subkingdom     : Tracheobionta / berpembuluh
  3/Superdivisio     : Spermatophyta / menghasilkan biji
  4/Divisio      : Magnoliophyta / berbunga
  5/Kelas      : Magnoliopsida / dikotil
  6/Subkelas      : Asteridae
  7/Ordo      : Solanales
  8/Familia      : Convolvulaceae
  9/Genus      : Ipomea
  10/Spesies      : Ipomea Reptan Poir

Di bawah ini akan kami berikan tentang morfologi tanaman Kangkung antara lain :

Berdasarkan atas klasifikasi dari tanaman Kangkung tersebut di atas, maka secara morfologi, tanaman Kangkung mempunyai 2 varietas yakni Kangkung Air dan Kangkung Darat.

Kangkung Darat rata – rata memiliki daun – daun berbentuk panjang dengan ujungnya adalah runcing, berwarna kehijauan dan sedikit putih, dengan bunga berwarna putih.

(Menurut Rukmana, 1994 dan Selviningsih, 2011), menjelaskan tentang tanaman sayur Kangkung merupakan salah satu tanaman yang mampu tumbuh dan bertunas baru lebih dari 1 bulan. Memiliki batang tanaman yang berbentuk bulat panjang berbuku – buku, banyak mengandung air / ‘herbaceous’ serta berlubang – lubang.

Batang tanaman sayur Kangkung ini bersifat merambat / menjalar dengan sistem percabangan yang cukup banyak. Kangkung mempunyai akar tunggang serta bercabang – cabang yang menjalar keseluruh arah, mampu menembus tanah hingga kedalaman 60 s/d 100 Cm yang melebar dan mendatar pada radius 100 s/d 150 Cm / lebih terutama jenis Kangkung air. Tangkai daun masing – masing melekat kuat pada buku – buku batang dan ketiak daun dimana terdapat banyak mata tunas sebagai tanda akan muncul percabangan baru. Pada umumnya bentuk daun menyerupai jantung hati, dengan masing – masing ujung daun meruncing atau tumpul, permukaan daun pada bagian sebelah atas berwarna hijau tua dengan permukaan daun pada bagian bawah berwarna hijau muda.

(Menurut Kusandryani dan Luthfy, 2006 dan Maryam, 2009), menjelaskan bahwa di Indonesia terdapat Kangkung dengan beragam ‘aksesi’ antara lain : aksesi 511 berasal dari Bekasi, aksesi 504 berasal dari Bengkulu, aksesi 512 berasal dari Cikampek, dan lain sebagainya dengan ciri utama tanaman bertipe tumbuh tegak, daun berwarna hijau, batang berbentuk bulat, bunga memiliki bentuk terompet dan berwarna putih, panjang dan lebar daun serta umur bunga pada aksesi 511 berturut – turut adalah 12,6 Cm, 2,95 Cm dan 60 hari, sedangkan pada aksesi 504 berturut – turut adalah 12,3 Cm, 2,95 Cm dan 65 hari, dan aksesi 512 mempunyai nilai berturut – turut 11,8 Cm, 3,35 Cm dan 63 hari.

Demikian kami menjelaskan tentang klasifikasi dan morfologi tanaman Kangkung, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang baik hati.