Mikrobiologi – Sejarah dan Manfaatnya

Jutaan bahkan miliaran mikroorganisme hidup di lingkungan kita, di darat, di laut, jauh didalam tanah, dan bahkan di kawah gunung berapi. Mikroorganisme dan jasad renik sedang dipelajari di bidang cabang biologi, yaitu mikrobiologi.

Ukuran mikroorganisme sangat kecil, kita tidak bisa melihatnya tanpa menggunakan mikroskop. Dia seperti dunia tersembunyi dalam kehidupan manusia.

mikrobiologi

Memahami Mikrobiologi

Salah satu cabang biologi yang menarik dibahas adalah mikrobiologi.

Seperti namanya, mikrobiologi adalah makhluk hidup, tetapi sangat kecil sehingga harus dilihat dengan alat khusus. Makhluk ini bisa berupa bakteri, virus, dll.

Secara etimologis, kata mikrobiologi berasal dari bahasa Yunani, kata “mikros” berarti kecil dan “bios” berarti kehidupan dan “logos” berarti ilmu. Mikrobiologi adalah studi tentang makhluk kecil yang tidak terlihat oleh mata telanjang tetapi membutuhkan objek untuk mengenali apa yang kita kenal sebagai mikroskop dengan mencakup bakteri, virus, dan jamur.

Mikrobiologi adalah ilmu Mikroorganisme

Apa itu mikroorganisme? Mikroorganisme adalah kehidupan yang sangat kecil sehingga Anda tidak dapat melihatnya tanpa bantuan mikroskop yang kuat. Istilah ini paling umum digunakan untuk organisme bersel tunggal (bakteri dan protista). Virus juga dimasukkan, meskipun mereka bukan sel. Demikian pula, beberapa jamur mikroskopis seperti khamir diklasifikasikan sebagai mikroorganisme.

Sejarah

Tentu saja, sejarah mikrobiologi berjalan seiring dengan sejarah penemuan mikroorganisme. Itu dimulai pada abad ke-18, ketika Anton van Leeuwenhoek (1632-1723) telah melihat dan menjelaskan banyak bakteri dan protista. Dia adalah produsen mikroskop Belanda. Namun, pemahaman terperinci tentang cara hidup ini muncul kemudian. Ilmuwan Perancis Louis Pasteur (1822-1895) membuktikan pada abad ke-19 bahwa proses dekomposisi dan fermentasi (peragian) disebabkan oleh mikroorganisme. Dia juga memberikan bukti bahwa mikroorganisme menyebabkan penyakit. Tetapi Robert Koch membuktikan pada tahun 1880 bahwa bakteri menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan lain.

Baca Juga : hukum newton

Manfaat Mempelajari Mikrobiologi

Mikroorganisme terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, sehingga maknanya tidak selalu jelas. Selain itu, beberapa mikroorganisme menyebabkan penyakit berbahaya seperti TBC dan AIDS. Tetapi banyak yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Roti, anggur, dan keju dibuat dengan bantuan mikroorganisme.

Orang-orang biasanya berpikir bahwa bakteri adalah kuman yang menyebabkan penyakit. Namun, bakteri patogen hanya sebagian kecil dari bakteri di dunia. Kebanyakan bakteri memainkan peran penting dan berguna, termasuk menjaga atmosfer bumi. Tanaman membutuhkan nitrogen untuk tumbuh dengan baik. Ini adalah bakteri yang menyediakannya melalui proses fiksasi nitrogen. Bakteri juga berperan dalam sistem pencernaan manusia dan hewan.

Mikrobiologi bermanfaat dalam industri atau bioteknologi, termasuk pembuatan obat-obatan, pelarut dan berbagai jenis plastik lainnya.

Sumber Terkait : rumus.co.id