Musim dingin sengsarakan pengungsi suriah

Akhir tahun lalu, media internasional, Anadolu Agency berita rilis sekitar 284 ribu jiwa melarikan diri Suriah pemboman di Idlib, Suriah. Mereka memilih untuk melarikan diri ke perbatasan Turki.

perpindahan penduduk Suriah bahkan telah terjadi sejak November 2019. Mereka mencoba untuk terhubung dengan kehidupan di tanah konflik bahkan dalam kondisi buruk.

Sebuah kondisi yang dimaksud adalah dari dingin yang ekstrim. Mungkin bagi sebagian orang musim dingin Indonesia mimpi. Namun, bagi masyarakat Suriah adalah tidak menyenangkan. konflik kemanusiaan yang tidak pernah berakhir dampak menghancurkan pada warga sipil. Tampaknya untuk menambah kondisi sulit yang mereka hadapi.

warga Suriah yang telah melarikan diri ke kamp-kamp pengungsi di perbatasan Turki untuk Libanon tidak retak dari kekuatan musim dingin. Di bawah tenda darurat, warga Suriah harus bertahan hidup.

Selain menghadapi persyaratan minimum makanan, mereka juga harus siap dengan ancaman bencana yang datang ketika musim dingin, seperti banjir dan badai.

“Ini adalah situasi yang sangat tidak menyenangkan,” kata salah satu pengungsi di Suriah, dikutip dalam pernyataan resmi dari ACT dan dilansir kembali oleh era.id , Rabu (18/11).

Menjelang akhir 2020 kali ini juga, penduduk Suriah, masih harus menghadapi ancaman musim dingin. Ancaman ini merasa mereka masih di wilayah negara, dan mencari perlindungan di negara-negara sekitarnya. Bahkan, kondisi ini dianggap semakin parah karena adanya pandemi Covid-19.

Musim dingin datang setiap tahun juga membuat Aksi Cepat Tanggap (ACT) berusaha untuk membantu rakyat Suriah yang menderita konflik manusia. Paket bantuan yang diberikan salah satunya adalah selimut dan pakaian hangat.

Kemanusiaan global Response Team – ACT, Guritno Firdaus, mengatakan bantuan dari dermawan akan dibagikan kepada warga yang menjadi korban konflik manusia dan menjadi pengungsi.

“Musim dingin di Suriah dan negara-negara sekitarnya adalah rumah bagi pengungsi suhu udara Suriah bisa mencapai minus satu derajat celsius. Untuk itu, bantuan musim dingin sangat diantisipasi oleh penduduk Suriah, yang sampai saat ini hidup dikelilingi oleh kemiskinan dan konflik kemanusiaan,” kata Firdaus .