PB esport persiapkan milenial sebagai bibit unggul RI

Esport (Olahraga Elektronik) atau apa yang sering dikenal sebagai komunitas sebagai game game online adalah kegiatan yang sekarang secara resmi diakui sebagai salah satu olahraga oleh Kemenpora sejak 2017 dan terbelakang oleh Dewan Eksekutif Esport (PB Esport), Badan tersebut mengakomodasi e-sport di Indonesia.

Didukung oleh Kemenpora, Koni, dan Kementerian Komunikasi dan Informasi, PB Esport didirikan pada Januari 2020 dengan tujuan membangun dan mengembangkan ekosistem Esport yang baik dan berkelanjutan di Indonesia, untuk dapat menjadikan Indonesia salah satu negara esport terkemuka di Asia .

Namun, banyak orang yang masih berasumsi bahwa bermain game online dapat memiliki efek negatif, seperti kecanduan bagi para pemain.

Inilah yang membuat banyak orang melihat satu mata terhadap olahraga yang satu ini. Menanggapi stereotip, Komjen. Pol. Bambang Sunarwibowo, Sestama Bin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB Esport memberikan pendapatnya.

“Banyak yang mengatakan bahwa milenial sulit untuk mengatur dan ingin bermain (game online) saja.

Meskipun jika itu dipupuk dan diarahkan dengan baik, mereka dapat menjadi superior SDM di Indonesia dan bahkan di arena internasional “, kata Bambang Sunarwibowo dalam pernyataan tertulis.

Bambang juga menambahkan bahwa permainan online atau dalam hal ini Esport, itu bukan kegiatan yang buruk, bahkan bermanfaat dan memiliki dampak yang baik dan dapat menjadi salah satu negara pemersatu, karena kekuatan manusia diperlukan dalam bentuk kecepatan, ketangkasan, dan strategi seperti olahraga umumnya.

“Milenium sebenarnya menyukai tantangan dan tanggung jawab. Mereka juga senang dan akan sangat mendukung kegiatan yang memiliki dampak yang baik.

Melalui esport ini, kami tidak hanya tempat untuk mereka tetapi kami juga melengkapi mereka sehingga mereka bisa menjadi benih bangsa yang unggul.

LHO, Milenium adalah penerus bangsa, jika tidak kita mendukung mereka, siapa lagi? “, Bambang Sunarwibowo dengan tegas.

Di Indonesia sendiri, Esport telah banyak berkompetisi baik di acara-acara nasional maupun internasional, termasuk dalam 2018 Asian Games dan Sea Games 2019.

“Perkembangan positif Esport di Indonesia diharapkan memiliki dampak besar di sektor strategis, pertahanan keamanan, teknologi, ekonomi kreatif dan pariwisata”, dengan kuat Bambang Sunarwibowo.

Dalam masa depan PB Esport berencana untuk mengadakan lebih banyak turnamen di seluruh Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan pengalaman para atlet.

“Kami akan mengadakan lebih banyak acara lagi tahun depan.

Dan diharapkan melalui acara tersebut, akan ada lebih banyak orang milenium yang lebih unggul yang bergabung dengan kami.

Dengan begitu, kita dapat menumbuhkan, mengakomodasi, dan melengkapi lebih banyak anak muda pada tahun 2021 “, menutupi Bambang Sunarwibowo.