Penjualan Seva Mobil Bekas Terjun Bebas

Biasanya, penjualan seva mobil bekas ketika mendekati Lebaran terjadi peningkatan. Tapi tersebut tidak terjadipada Lebaran tahun ini lantaran terganggu pandemi Corona Covid-19.

Pedagang mobil bekas menyatakan penjualan di masa pandemi ini turun drastis.

“Penurunan penjualan ketika ini paling parah. Turunnya tersebut 80 hingga 90 persen ketika ini,” kata saudagar mobil bekas Langgeng Indah Makmur, Halim.

Jelang lebaran, Halim seringkali mampu mengalami eskalasi penjualan sampai 100 persen. Namun, sebab pandemi yang terjadi, pihaknya hanya dapat menjual 1-3 unit mobil bekas masing-masing bulan.

“Bisanya dapat menjual 15 unit mobil masing-masing bulannya. Kalau Lebaran tersebut naiknya tentu sampai 100 persen. Sekarang penjualan sangat 1-3 unit kendaraan masing-masing bulannya,” ujarnya.

Pandemi yang terjadi ketika ini menciptakan pemerintah mesti menerbitkan sejumlah ketentuan baru, salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik.

Berharap Segera Membaik
Sebagai unit industri yang terdampak, Halim bercita-cita keadaan ekonomi segara pulih dan virus Corona Covid-19 dapat teratasi dengan baik.

“Harapannya kami sebagai saudagar mobil bekas, semoga suasana ekonomi dapat cepat pulih & Covid-19 ini dapat segera hilang,” tuturnya. Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/