Tipe – Tipe Bed Rumah Sakit Yang Perlu Anda Ketahui


Bed rumah sakit didesain untuk dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan keseimbangan kepada para penggunanya untuk beristirahat, penyembuhan, dan mendapatkan perawatan kesehatan. Berbeda dari ranjang biasa yang biasanya kita temukan di dalam rumah, bed rumah sakit menawarkan pengamanan yang lebih baik dan dapat diubah ke berbagai macam posisi, seperti menaikkan dan menurunkan bagian kepala atau kaki ranjang dan ketinggian yang dapat diatur sesuai dengan kenyamanan pasien.

Bed rumah sakit hadir dalam berbagai macam bentuk, ukuran, desain, dan berbagai macam bahan pembentuk yang dapat membingungkan anda ketika akan memilihnya. Karena itu, kita telah merangkum seluruh informasi untuk dapat membantu anda memilih bed rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan anda. Simaklah penjelasan lengkapnya berikut ini :

Tipe – Tipe Bed Rumah Sakit

bed rumah sakit

Pada dasarnya, bed rumah sakit dapat dibedakan menjadi tiga tipe, diantaranya :

1. Bed Rumah Sakit Manual

Tipe bed rumah sakit yang pertama adalah bed rumah sakit manual. Bed rumah sakit yang satu ini biasanya dikenal dengan kurangnya kemampuan dalam penyesuaian dengan menggunakan material elektrik. Bed rumah sakit manual biasanya dapat disesuaikan dengan menggunakan engkol yang biasanya terletak dibagian kepala dan kaki ranjang. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan bed rumah sakit manual :

Kelebihan

  • Harga yang lebih murah dibandingkan dengan tipe bed rumah sakit lainnya
  • Merupakan solusi yang baik untuk pasien yang tidak membutuhkan terlalu banyak perubahan posisi

Kekurangan

  • Pengaturan posisi hanya dapat dilakukan pada titik – titik tertentu (misalnya pada bagian kepala dan kaki saja) dan jarang pula yang dapat disesuaikan ketinggian
  • Apabila pasien tidak memiliki lengan yang kuat atau mobilitas yang kurang, dibutuhkan pengasuh untuk membantu pasien menyesuaikan posisi ranjang

2. Bed Rumah Sakit Semi – Elektrik

Tipe ranjang selanjutnya adalah bed rumah sakit semi – elektrik. Bed rumah sakit ini memiliki fitur penyetelan secara manual dan elektrik, biasanya pada bagian kepala ranjang dapat disetel secara elektrik, sedangkan ketinggian ranjang diatur secara manual dengan engkol. Jadi, bed rumah sakit semi – elektrik merupakan gabungan dari bed rumah sakit manual dan bed rumah sakit elektrik. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan bed rumah sakit semi – elektrik :

Kelebihan

  • Penyetelan bagian kepala dan kaki ranjang dapat dilakukan dengan lebih mudah
  • Solusi yang baik untuk pasien yang membutuhkan lebih banyak penyesuaian posisi, namun dengan biaya yang terjangkau
  • Penyesuaian pada bagian kepala dan kaki dapat dilakukan dengan mudah oleh pasien tanpa bantuan orang lain

Kekurangan

  • Penyesuaian ketinggian ranjang masih memerlukan bantuan orang lain
  • Harga yang lebih mahal dibandingkan bed rumah sakit manual

3. Bed Rumah Sakit Elektrik

Penyesuaian posisi secara penuh yang dilakukan dengan fitur penyetelan elektrik tentunya akan membuat pasien maupun perawat menjadi terbantu dan lebih nyaman. Adanya fitur – fitur ini sangat membantu pasien yang harus beristirahat dengan posisi tertentu atau lebih spesifik, contohnya saja seperti pasien – pasien yang baru saja operasi tulang kaki yang sangat rentan jika salah dalam memposisikan kakinya. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan bed rumah sakit elektrik :

Kelebihan

  • Pasien dapat dengan mudah melakukan penyesuaian secara mandiri hanya dengan menekan tombol yang ada pada remote control
  • Ideal untuk digunakan di hampir semua lingkungan perawatan untuk kebutuhan pasien manapun
  • Solusi yang sangat baik untuk pasien yang membutuhkan penyesuaian posisi secara rutin

Kekurangan

  • Tipe bed rumah sakit yang satu ini memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan tipe – tipe lainnya