Tips Efisien Menyusun Anggaran Dasar PT

Perseroan Terbatas (“PT”) sebagai sebuah entitas bisnis berbadan hukum tentu punya pedoman basic didalam menggerakkan bisnisnya, yang keliru satunya berbentuk Anggaran Dasar (“AD”) yang disusun pertama kali dan dimuat didalam akta pendirian PT.

Untuk memudahkan kamu yang sedang atau akan menyusun AD PT, lihat penjelasan praktis kami selanjutnya ini!

Jika mengalami kesulitan untuk mengurus pendirian perusahaan dan perizinan berusaha, kamu mampu menghubungi Tamasolusi untuk solusi terbaik yang legal dan tepat.

Rekomendasi untuk anda , jasa : siujk sbu

Yang pertama harus kamu ketahui adalah hal-hal yang wajib dimuat dalam AD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UU PT”), hal-hal tersebut adalah:

  1. nama dan tempat kedudukan PT;
  2. maksud dan tujuan serta kegiatan usaha PT;
  3. jangka waktu berdirinya PT;
  4. besarnya jumlah modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor;
  5. jumlah saham, klasifikasi saham apabila ada berikut jumlah saham untuk tiap klasifikasi, hak-hak yang melekat pada setiap saham, dan nilai nominal setiap saham;
  6. nama jabatan dan jumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
  7. penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS;
  8. tata cara pengangkatan, penggantian, pemberhentian anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
  9. tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen.

Mengenai tempat kedudukan PT, jika berada di desa atau di kecamatan, maka AD mencantumkan nama kota atau kabupaten dari desa dan kecamatan tersebut.

Contoh: PT A bertempat kedudukan di desa Bojongsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan maksud dan tujuan merupakan usaha pokok PT, dan kegiatan usaha merupakan kegiatan yang dijalankan PT dalam rangka mencapai maksud dan tujuannya, yang harus dirinci secara jelas, dan tidak boleh bertentangan dengan AD.

Selanjutnya, selain hal-hal yang wajib dimuat di atas, anggaran dasar dapat juga memuat ketentuan lain yang tidak bertentangan dengan UU PT.

Akan tetapi, penting untuk kamu perhatikan bahwa ada hal yang tidak boleh dimuat dalam AD PT, yaitu ketentuan penerimaan bunga tetap atas saham dan pemberian manfaat pribadi kepada pendiri atau pihak lain.